Diduga Ingin Untung Besar, Rekanan Abaikan Kualitas Pekerjaan Gapura Ketuan

LUBUKLINGGAU – Proyek Rehab Gapura dan Pembuatan Taman Tapal Batas antara Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas sudah banyak mengalami kerusakan.

Baca : Aktivis, Zarghifari Minta Job Fit Pejabat Pemkab Musi Rawas Jangan Jadi Seremoni

Proyek tersebut dikerjakan Tahun 2022, APBD Kota Lubuklinggau. Di perbatasan antara Kelurahan Karang Ketuan, Kota Lubuklinggau dan Desa D Tegal Rejo, Kabupaten Musi Rawas.

Namun sayangnya, diduga material yang digunakan pihak pemborong yang melaksanakan pekerjaan tersebut merupakan material berkualitas rendah sebab pantauan dilapangan papan resplang gapura terlihat bolong dan lapuk hal ini disinyalir karena pihak pemborong ingin “untung besar.”

Terlihat pula dinding taman sudah mengalami keretakan di beberapa titik, serta pot besar untuk menanam bunga sudah ada yang gompel termasuk tapak gapura yang dikeramik tidak menggunakan kuku sisi keramik agar terlihat rapi dan enak dilihat.

Menanggapi pekerjaan diatas GM (37) warga setempat (23/02/2023) mengaku terkejut mendengar Informasi dari awak media yang menyebut anggaran pekerjaannya mencapai ratusan juta lebih.

“Wah pak kalau rehab dan buat taman habis ratusan juta kasih ke saya 50 Juta saja¬† kurasa sangat cukup. Tapi tidak tahulah kalau proyek pemerintah pasti kualitas material bagus semua,” kata GM.

Dari data yang berhasil dihimpun Pekerjaan Rehab Gapura dan Pembuatan Taman Batas diduga dikerjakan pihak rekanan CV (D). Anggaran RP.147.347.200 (Seratus Empat Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Empat Puluh Tujuh Dua Ratus Rupiah).

Baca juga : Sopir Mobil Sawit PT GSSL Ditembak Orang Tak Dikenal

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Lubuklinggau belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapannya terkait temuan awak media tersebut. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *