Ibu Susi Mengajak Pendukungnya Mengkampanyekan Gerakan Moral, Swasembada, Pengurangan penggunaan Plastik dan gotong royong

LUBUKLINGGAU, bintanghukum.com – Deklarasi Pendukung Ibu Susi Pudjiastuti yang terhimpun Komunitas Pendukung Ibu Susi Pudji Astuti Sriwijaya (Kopi Susi Sriwijaya) yang dipusatkan di Kota Lubuklinggau , Minggu (24/7) di Rumah makan Pindang Pegagan Asma Kelurahan Taba Jemekeh (Depan Eks. Spbu Taba Jemekeh berlangsung sukses dan meriah.


Sekitar pukul 11.00 agenda acara di mulai, tampak seluruh pendukung Ibu Susi memenuhi isi ruangan pertemuan hingga massa yang hadir yang tak tertampung berdiri di luar, tampaknya momen ini sangat mereka tunggu-tunggu terutama pidato yang akan disampaikan ibu Susi Pudjiastuti .

Rangkaian kegiatan yang dipandu MC Deny, mampu membuat suasana semakin hidup dan memompa semangat audiens yang sesak memenuhi ruangan pertemuan, dengan pekikaan yel yel KOPI SUSI SRIWIJAYA OYEE, SUSI PUDJIASTUTI PASTI BISA. Agenda acara pun dimulai, diawali dengan secara bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya kemudian menyaksikan tayangan video sepak terjang Ibu Susi Pudjiastuti sewaktu menjabat Mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada periode pertama Presiden Jokowi, yang dengan ketegasannya dan keberpihakannya pada nelayan dalam negeri banyak menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan laut indonesia.

Kemudian sesi berikutnya mendengarkan pidato politik Ibu Susi Pudjiastuti kepada semua pendukungnya. Dalam pidato nya Ibu Susi Pudjiastuti sangat concern pada isu-isu lingkungan, energi, pangan dan gerakan moral. Beliau mengajak semua pendukungnya untuk mengkampanyekan pengurangan pemakaian plastik, menanam pohon sebanyak- banyaknya. Kemudian beliau mengajak pendukungnya agar melakukan penghematan, dalam pidato nya Ibu Susi menyinggung inflasi yang terjadi di negara kita, inflasi ini juga dikarenakan neraca perdagangan ekspor komoditas tambang sangat tinggi sehingga persoalan inflasi seplah olah tidak tercermin dalam pertumbuhan ekonomi kita seolah-olah perekonomian masih baik tetapi harga komoditas yang kita butuhkan sehari hari sudah naik karna harga energi naik, maka berhematlah.


Susi Pudjiastuti juga menyerukan dan mengajak kepada pendukungnya untuk memulai gerakan swasembada, masing masing rumah tangga, rt/rw untuk menanam sayuran dan pangan lainnya dengan memanfaatkan pekarangan rumah, mengajak agar pemakaian BBM dikurangi karna naiknya harga BBM dan LPG.
Susi juga mengajak pendukungnya untuk kampanyekan gerakan moral, persaudaraan dan gotong royong dengan bersama-sama untuk sumbangan dan donasi jangan sampai ada masyarakat disekitar Kopi Susi yang kelaparan dan kehausan karna ketidakmampuannya.
Ia juga mengajak Kopi Susi untuk mengkampanyekan di sosial media tentang Good Governance, Good Attitude, Say No To Drugs, Membangun dengan Kejujuran, Transparansi dan berlomba lomba mengkampanyekan kebaikan kelurahan hati dan gotong royong.

Disesi akhir acara, Kepada awak media Firly selaku kordinator Kopi Susi Sriwijaya Lubuklinggau mengatakan Deklarasi Kopi Susi Sriwijaya sangat disambut antusias pendukung Ibu Susi Pudjiastuti diseluruh lapisan masyarakat, “ Deklarasi ini dihadiri kurang lebih 200 peserta, ada juga utusan Kopi Susi dari Bengkulu, Jambi, pendukung ibu Susi akan mulai bergerak mengkampanyekan di sosial media seruan gerakan moral, penghematan BBM, Good Governance, Pengurangan pemakaian plastik dan akan melakukan gerakan sosial dalam waktu dekat ini dengan menggalang donasi untuk membantu sesama.

Kopi Susi Sriwijaya sangat menyayangkan Judicial Review Presiden Threshold di tolak MK, tentu ini sangat membatasi putra putri terbaik bangsa untuk tampil sebagai PRESIDEN RI, PT 20 % ini telah mengamputasi hak rakyat untuk dipilih sebagai PRESIDEN tetapi kenyataan yang ada negra ini justru dikuasai oleh para oligarki. Tenggelamkan Oligarki pekik massa Kopi Susi Sriwijaya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *